JENIS BAHAN BAKAR YANG UMUM DIJUMPAI DI SPBU PERTAMINA

Hampir setiap hari SPBU Pertamina tidak pernah sepi oleh kendaraan pribadi sampai kendaraan umum. Mulai dari kendaraan roda dua sampai kendaraan besar seperti truk-truk. Di kota besar Indonesia sudah pasti akan menemukan lebih banyak Stasiun Pengisian BBM Untuk Umum Pertamina. Dengan banyaknya SPBU-SPBU ini tentunya memudahkan setiap kendaraan ketika ingin mengisi bahan bakar. Bahkan saat ini di kabupaten sudah mulai menjamur stasiun pengisian BBM ini. Pun jika diperhatikan di setiap daerah bisa ditemukan SPBU Mini dari Pertamina. Sehingga orang-orang di daerah tersebut tetap bisa mendapatkan BBM untuk kendaraan.

SPBU Pertamina Biasanya Menyediakan Bahan Bakar Jenis Ini

Pihak SPBU Pertamina sendiri menyediakan beberapa jenis bahan bakar mesin untuk kendaraan yang berbeda-beda. Ingin tahu apa saja jenis BBM yang disediakan oleh Stasiun Pengisian BBM Untuk Umum Pertamina? Cek dibawah ini.

  1. Pertamax

Merupakan jenis BBM yang menjadi andalan di PT Pertamina. Pertamax sendiri memiliki angka oktan minimal 92 dengan standar Internasional. Jadi tidak mengherankan jika BBM satu ini sangat direkomendasikan pada kendaraan dengan kompresi rasio 10:1 sampai 11:1. Juga bisa digunakan untuk kendaraan dengan bahan bakar bensin yang menggunakan teknologi setara EFI (Electronic Fuel Injection). Diluncurkan pada 10 Desember 1999. BBM satu ini bisa ditemukan di seluruh Indonesia. Untuk BBM Pertamax sendiri memiliki ecosave technology yang bisa membersihkan bagian dalam mesin. Selain itu juga dilengkapi pelindung anti karat.

  1. Pertalite

Untuk BBM yang satu ini mempunyai angka oktan 90 dengan warna hijau terang dan jernih. Jenis BBM ini cocok digunakan untuk kendaraan dengan kompresi 9:1 sampai 10:1. Dibandingkan dengan premium, pertalite memang memiliki angka oktan lebih tinggi. Sehingga cocok untuk kendaraan yang beredar di Indonesia. Dengan adanya tambahan additive, BBM Pertalite ini bisa menempuh jarak lebih jauh. Akan tetapi tetap pastikan kualitasnya. Dari segi harga, pertalite jelas lebih terjangkau dibandingkan dengan pertamax. Pertalite sendiri luncurkan pada 24 Juli 2015 dan menjadi pilihan banyak orang.

  1. Premium

Mempunyai angka oktan minimal 88. Biasanya premium digunakan untuk kendaraan bermotor dengan risiko kompresi rendah dibawah 9:1. Dimana memiliki warna kekuningan jernih. Awalnya, BBM jenis satu ini digemari oleh masyarakat Indonesia karena memiliki harga relatif murah. Apabila premium digunakan pada mesin dengan kompresi tinggi. Maka bisa membuat mesin ngelitik atau knocking. Jika terus menerus akan menyebabkan kerusakan pada piston. Saat ini untuk menemukan premium sudah semakin sulit. SPBU Pertamina sudah tidak lagi melayani BBM jenis premium.

  1. Pertamina Dex

Adalah bahan bakar diesel yang terbaik, membuat kinerja mesin menjadi lebih optimal. Selain itu juga membuat mesin menjadi tangguh dan bertenaga. Selain itu pertamina dex juga dilengkapi lubricity dan anti foaming of gas. Bahan bakar ini cocok untuk kendaraan diesel, terlebih mesin diesel modern dengan teknologi Common Rail System. Pertamian dex ini memiliki kandungan sulfur rendah (kurang dari 300 ppm), dengan angka cetane 53. Selain itu juga sudah memenuhi standar Euro 3.

  1. Dexlite

Diluncurkan pada 15 April 2016 dan memiliki angka cetane minimal 51, serta mengandung sulfur maksimal 1200 ppm. Bahan bakar dexlite ini cocok untuk yang menginginkan bahan bakar diesel bertenaga dengan harga terjangkau.

  1. Solar

Angka cetane yang dimiliki oleh solar adalah 48 dan sesuai untuk kendaraan dengan teknologi lama. Kandungan sulfur dari solar sendiri adalah 2500 ppm. Biasanya solar digunakan pada kendaraan umum seperti bus dalam kota. Sedangkan untuk kendaraan pribadi lebih banyak menggunakan pertamina dex dan dexlite.

Nah itulah beberapa jenis bahan bakar yang umum dijumpai di SPBU Pertamina. Dengan mengetahuinya, maka bisa menambah wawasan tentunya. Sekarang ini semakin banyak ditemukan SPBU, karena memang usaha satu ini mendatangkan keuntungan cukup banyak. Tertarik untuk membuka usaha ini? Sangat mudah caranya.

About the Author

You may also like these